Kamis, 09 April 2015

Tips Belajar Fisika, Agar Fisika Kelihatan Mudah

kartun fisika 1Lagi-lagi pertanyaan ini. “Gimana sih, supaya bisa fisika?” atau “Fisika kok susah ya?” Pertanyaan yang hampir selalu dilontarkan oleh peserta didik, ketika saya mengajar fisika. Mungkin sudah takdir bagi saya sebagai guru fisika. Agak lumayan ketika semester kemarin mengajar geografi; pertanyaan ini hampir tidak pernah terlontar. Atau mungkin karena saya saja yang kurang pandai mengajarnya. Dan atas pertanyaan itu sampai saat ini belum ada jawaban yang saya lontarkan paling cuma berkomentar sedikit, tapi saya pikir belum sampai kepada inti permasalahannya. Paling cuma jawaban klise begini: “fisika itu nggak sulit, asal….” Nah disinilah letak masalahnya, saya menganggap bahwa keadaan, kemampuan dan bakat peserta didik itu sama, padahal sulit dan mudahnya itu kan relatif. Fisika itu bisa dianggap sulit, dan bisa juga dianggap mudah. Terlalu banyak faktor yang mempengaruhinya. Tidak percaya? Coba saja tanyakan kepada teman kita yang waktu ujian kemarin dapat nilai 100,00. Meski mereka mendapatkan nilai sempurna, tetap saja ada sebagian dari mereka menjawab bahwa fisika itu tetap sulit. Jadi relatif kan?
Karena serba relatif itulah, saya sampai sekarang juga sulit menentukan kadar kesulitan fisika. Entah sulit, entah tidak. Karena saya tidak mau dianggap berbohong ketika mengatakan fisika itu mudah, padahal fisika itu adalah pelajaran yang sulit! Lha? Yup, fisika itu memang pelajaran yang sulit. Kenapa mesti dikatakan mudah? Tapi kalau saya katakan fisika itu sulit, kadang saya juga dianggap sombong dan sekaligus berbohong, habis untuk beberapa soal yang ditanyakan ke peserta didik, saya terkadang kelihatan mudah saja menjawab. Nah, bingung kan?
Untuk sekarang ini, saya mencoba memposisikan diri dikelompok yang mayoritas, yaitu mazhab yang mengatakan bahwa fisika itu sulit. Tetapi, perlu diingat! Bahwa tidak semua yang sulit itu tidak menyenangkan. Tidak semua yang sulit itu tidak menarik. Tidak semua yang sulit itu tidak bertaburkan keindahan. Tidak semua yang sulit itu tidak bisa dicapai. Karena biasanya sesuatu yang diperoleh dengan sedikit bersulit-sulit, akan memperoleh kepuasan yang lebih. Seperti hadist tentang puasa, dari Abu Hurairah radhiallahu `anhu, dia bercerita, Rasulullah shallallhu `alayhi wasallam bersabda, “Setiap amal anak Adam akan dibalas berlipat ganda. Kebaikan dibalas sepuluh kali lipatnya sampai 700 kali lipat. Allah Ta`ala berfirman, `Kecuali puasa, di mana puasa itu adalah untuk diri-Ku dan Aku akan membalasnya. Dia meninggalkan nafsu syahwat dan makanan demi diri-Ku. Dan orang yang berpuasa itu memiliki dua kegembiraan; kegembiraan saat berbuka dan kegembiraan saat berjumpa dengan Rabbnya. Dan sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kesturi” (HR. al-Bukhari dan Muslim, lafazh di atas bagi Muslim)). Seperti kegembiraan yang tiba-tiba muncul dan menyeruak ketika selesai ujian kemarin kita mendapatkan nilai tinggi setelah bertungkus lumus belajar fisika. Begitulah….
kartun fisika 2Seorang dosen saya pernah bertutur begini, “belajar Fisika itu, sama saja dengan belajar yang lainnya. Yang membedakan hanyalah bidang yang dipelajarinya!” Percaya dengan teori ini? Sama, saya juga nggak percaya. Belajar kimia ya berbeda dengan belajar fisika, apalagi belajar seni budaya dengan belajar fisika (gaya dalam seni budaya kan style, sedang dalam fisika kan force, berbeda kan? Karena itu, tips-tips dibawah ini, bisa jadi hanya dipakai untuk belajar fisika, atau sebagian bisa dipakai untuk belajar yang lain. Kalau untuk tips belajar yang lain, mudah-mudahan saya sempat menuliskan dan menguploadnya.
Dalam tulisan ini, ada sedikit tips-tips (dibuat 8 agar sesuai dengan sekolah kita), bagaimana fisika yang sulit ini, jadi ‘kelihatan’ mudah. Ingat, ‘kelihatan’. Bukan aslinya. Karena ukuran mudah disini adalah ukuran mudah untuk orang umum. Bukan mudah untuk orang perorang. Dan tips ini hanya berkaitan dengan yang bersifat teknis, sedangkan untuk psikisnya itu berbeda.
1.   Pahami terlebih dahulu pokok bahasan atau materi yang akan dipelajari
Artinya, pahami terlebih dahulu, apa sih yang akan dipelajari? Apa gunanya? Ada tidak relevansinya dengan kehidupan kita? Jika itu belum terjawab, tanyakan terlebih dahulu kepada guru; karena bisa jadi ada yang terlupa disampaikan. Atau bisa juga mencari informasi dari buku-buku atau bacaan lain. Karena, ibarat perang; masa kita nggak tahu kayak apa musuh yang akan kita hadapi. Karena semakin banyak kita mendapatkan informasi tentang musuh kita, kita akan mudah menundukannya, dan menjadikannya sebagai mitra kita untuk berkoalisi untuk menghadapi musuh lain. (hm, bukan bermaksud mengajari berpolitisi).
2. Hubungkan materi yang akan dipelajari dengan materi pendukungnya yang sudah diketahui
Terkadang beberapa guru (lagi-lagi guru), sering lupa menghubungkan materi yang baru dengan materi yang lama; padahal keduanya ada berhubungan cukup erat. Seolah-olah materi yang akan dipelajari ini terlepas dari materi yang sudah-sudah. Jadi, jika ada materi baru, tanyakan kepada guru, kira-kira apa kaitannya dengan masa lalu. Hal ini akan memudahkan kita menarik benang merah hubungan antara keduanya.
3. Jangan menghafal rumus, tapi pahami dari mana rumus itu berasal (konsepnya).
Dimengertilah dahulu alur rumus dari konsep awal sampai menjadi rumus akhir. Tujuannya adalah supaya kita mengerti darimana rumus-rumus itu berasal, semenjak konsep yang mendasarinya sampai menjadi rumus akhir, kecuali beberapa rumus yang sudah merupakan definisi dan rumus ini biasanya sangat sederhana. Setelah kita mengerti rumus tersebut, adalah hal yang sangat mudah untuk menghapal rumus tersebut. Bahkan, based on my experience, kita bahkan nantinya tidak perlu menghapal rumus tersebut lagi, karena akan terhapal dengan sendirinya. Ingat, sebaiknya kita jangan terburu menghafal rumus, apapun itu. Memang kadang beberapa orang guru tidak menjelaskan konsep fisika dengan baik, tapi hanya disodorkan rumus. Secara tidak langsung kita disuruh menghafal rumus. Terkadang lagi mereka menamakan rumus superlah, rumus raja, rumus ini itu, dengan nama yang keren-keren agar menarik. Ini gawat! mereka menjebak kita. Serius… kita akan sering terjebak ketika menemukan soal yang tidak cocok dengan satu rumus pun. Padahal kita punya hafalan banyak koleksi rumus.
kartun fisika 5Misalnya, kita belajar vektor kemarin, tentang proyeksi vektor. Bukankah tidak selalu bahwa Fx = F cos teta? Bagaimana kita sebelumnya berekreasi ke lembah matematika mencari si-trigonometeri, yang pernah dikenalkan kepada kita waktu smp, untuk memahamkan bahwa panjang proyeksi vektor itu ternyata hanya aplikasi dan modifikasi tentang rumus sudut-sudut pada segitiga siku-siku. Dan konon kabarnya ini telah kita pelajari waktu smp. Bukan rumus baru!
Rumus yang dihafal dan dimengerti darimana ia berasal akan mudah untuk selalu diingat dan dipanggil dari memori kita saat kita terlupa; berbeda jika menghafal rumus itu dengan membabi buta, akan terbolak-bali begitu kita akan mengingat-ngingat kembali.
Keindahan fisika sebenarnya terletak pada konsep, yang selama ini sering ditelantarkan. Dengan memahami konsep secara baik (dan benar), kita dapat menjelaskan berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan ilmu fisika. Dengan memahami konsep secara baik dan benar, rumus-rumus yang sulit dengan sendirinya akan terpahami dengan mudah.
Yakinlah, jika kita telah mengerti konsep dengan baik dan benar; serta paham dengan penurunan dan aplikasi rumus itu, insya Allah pelajaran fisikan adalah sesuatu yang selalu kita rindukan setiap hari.
4. Pelajari mulai dari tingkat paling dasar dari materi yang dipelajari.
Biasanya (terutama dalam pelajaran SMA), rumus-rumus fisika di buku yang kelihatannya sangat rumit sebenarnya berasal dari konsep yang sederhana. Misalnya konsep tentang gaya, atau tentang energi, yang diturunkan menjadi rumus akhir yang dibutuhkan. Pelajari konsep2 tersebut dahulu, sebelum pergi ke rumus akhir. Nah, beberapa guru (maaf tidak semua) sering menerangkan atau mengajarkan materi mulai dari yang mudah, yang biasanya ada relevansi dengan materi yang sebelumnya atau selanjutnya, baru kemudian ke materi yang tingkat tinggi.
5. Latihlah pemahaman dengan mengerjakan soal, dan mulailah dari soal yang paling mudah
Ketika menghadapi musuh, kita perlu yang namanya keberanian. Bagi yang penakut, maka dia dikatakan sudah kalah sebelum bertempur. Karena itu coba jurus-jurus (pemahaman) yang telah diberikan oleh sang guru untuk mencoba menaklukan beberapa soal. Cobalah berani. Mulai dari soal-soal yang kita anggap atau kelihatan mudah. Jika kita ragu, minta pilihkan dengan guru, soal mana yang sebaiknya terlebih dahulu kita kerjakan. Kemenangan demi kemenangan dalam menaklukan beberapa soal menjadikan suatu pengalaman yang sulit terlupakan. Dan ini akan menjadi suatu ekstase yang mencandukan.
6. Kembangkan ke soal yang lebih sulit agar pengetahuan lebih mendalam.
Jangan selalu terbuai dengan kemenangan-kemenangan menghadapi lawan yang lebih lemah. Kemenangan yang seperti itu, meski berguna untuk meningkatkan motivasi; namun tidak menguji kita dengan sebenarnya. Cobalah, mulai berkenalan dengan soal-soal yang lebih sulit, atau bervariasi. Keberhasilan kita menaklukan soal dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi akan membawa suatu kenikmatan yang berbeda.
Perlu kita ingat, bahwa ada lima kompetensi yang sebaiknya kita miliki untuk melihat kepahaman kita dalam mempelajari fisika, yaitu mengerjakan soal-soal fisika dalam satu langkah; mengerjakan soal dalam beberapa langkah; menggambar sketsa; menggambar grafik dan mengubah variabel.
kartun fisika 37. Seringlah berlatih dengan mengerjakan banyak soal, semakin banyak soal yang dikerjakan maka semakin mengerti kita tentang materi fisika.
Mengapa mengerjakan latihan soal sesering mungkin ? Kalau kita sering mengerjakan soal fisika, dengan sendirinya rumus diingat, dan akan terhapal dengan sendirinya. Kita juga semakin memahami konsep fisika. Ingat waktu pertama kali belajar makan, bolak-balik makanan itu berlepotan di mulut kita (dan alhamdullillah ibu kita mengajari dengan kesabaran yang luar biasa), tapi karena itu berulang-ulang akhirnya kita mahir makan dan tidak akan pernah akan ketinggalan jika diajak makan. Ketika kita belajar naik sepeda? rasanya sangat sulit sekali dan menakutkan. Kita bahkan mungkin jatuh berulangkali, tapi kemdian? Sama saja dengan fisika. Jika kita sering latihan soal, kepiawaian kita makin tinggi.
8. Katakan “Itu Sulit, Tapi Insya Allah Saya Bisa”; bukan kata “Itu Saya Insya Allah Bisa, Tapi Sulit”.
Lha apa bedanya dari dua kalimat itu? Jelas Beda. Pada kalimat pertama ada sedikit optimisme dan keyakinan. Sedangkan kalimat kedua ada perasaan pesimisme yang dibalut dengan keraguan; kalimat ini seolah-olah sudah membuat dinding pembatas bagi kita untuk berbuat; kalimat ini seolah-olah memberati kaki kita untuk melangkah. Sedangkan kata-kata Itu Sulit, Tetapi Insya Allah Saya Bisa akan memotivasi kita untuk selalu berbuat dan berusaha. Kata-kata ini kan menjelaskan bahwa fisika itu sifatnya memang sulit, tapi insya Allah kita bisa.
kartun fisika 4
Begitulah kira-kira, sedikit sumbang saran. Apakah masih berpendapat bahwa fisika itu mudah? Eh, sulit maksudnya? Jika demikian, bagaimana jika kita saling membantu untuk membuat agar fisika itu kelihatan mudah? Seperti dahulu, ketika pertama kali saya akan mendaki gunung, melihat gunung yang sedemikian tinggi, rumit, malam-malam lagi perjalanannya. Setelah didaki, ternyata memang gunung tersebut tinggi, sukar, dingin, mengerikan, tapi….. setelah dipuncaknya sungguh menyenangkan! Kita belajar dan ternyata kita mampu untuk bisa menaklukan ego diri agar tidak cepat patah semangat, kita bisa berlatih tolong menolong, kita bisa menikmati dan mentadaburi keindahan ciptaan-Nya, kita bisa….!
Begitulah, sedikit tips, jika ada yang mau menambah, atau nggak setuju, silakan saja dikomentari. Mudah-mudahan bermanfaat. Selamat belajar fisika!

 https://sepenggal.wordpress.com/2009/09/01/tips-belajar-fisika-agar-fisika-kelihatan-mudah/


Manfaat Tomat Hitam Sebagai Obat Anti Kanker

Ngeri rasanya kalau melihat tomat berwarna hitam ini. Jadi mengingatkan pada film horor yang menunjukkan adanya sihir pada tanaman. Lantas Anda harus berhati-hati saat memakannya, karena siapa tahu sihir tersebut membuat si tomat jadi beracun.
Biarlah hal itu hanya menjadi bayangan seru di benak Anda. Karena sekalipun warnanya hitam pekat menyeramkan, tomat ini justru punya manfaat yang mencengangkan.
Setelah munculnya jagung hitam yang baik untuk penderita kanker dan dapat membantu mengatasi masalah kanker, kini giliran si tomat hitam. Sekalipun sudah kaya akan antioksidan, di balik warna barunya yang penuh misteri ini, angka antioksidan meningkat pesat. Tomat hitam jadi buah sayur yang kaya dan ampuh untuk mencegah penyakit kanker.
Adalah Ray Brown, seorang ilmuwan berusia 66 tahun yang rutin menjaga tomat hitam ini. Lewat penelitiannya bersama teman-temannya, produk anti kanker ini kemudian dikembangkan dan dijual agar bisa ditanam oleh masyarakat luas di halaman rumahnya.
Proyek indigo
Tomat yang awalnya dikembangkan di Oregon State University, Amerika ini merupakan bagian dari proyek Indigo Rose. Di mana para ilmuwan bersatu untuk mengembangkan produk buah atau sayur dan memaksimalkan kandungan di dalamnya.
Tomat hitam ini pada awalnya berwarna kemerahan, kemudian menjadi cokelat, biru keunguan, dan nyaris hitam pekat. Diklaim kaya akan antosianin, sebuah bahan yang ditemukan pada buah dan sayur yang dapat mengatasi sakit diabetes, kanker bahkan obesitas.
Dengan meningkatkan kandungan antosianin ini, tomat hitam akan semakin ampuh mengatasi problem penyakit di atas.
Tapi apakah rasanya berubah ya?
Tenang saja, rasa tomat hitam ini tidak berubah sama sekali. Masih berasa tomat yang segar dan lezat untuk dijadikan bahan-bahan makanan sehari-hari. Dan, bagian dalamnya juga tetap merah seperti tomat pada umumnya

 http://www.suplemen.org/manfaat-tomat-hitam-sebagai-obat-anti-kanker.php#.VSdhJGeOIwo

Manfaat Dan Khasiat Daun Sirih Untuk Kesehatan

Manfaat Daun Sirih - Sirih Memiliki Nama Latin Piper Betle Yang lazimnya di kenal sebagai Tumbuhan yang merambat dan biasanya bersandar pada pohon lain ini mempunyai ciri Tanaman yang mampu Tumbuh mencapai tinggi 15 Meter, Sementara itu untuk Batang dari tanaman sirih ini berbentuk Bulan dan berwaran Kecoklatan dengan corak Ruas-ruas di bagian batangnya seperti layaknya pohon Bambu, di sinilah tempat keluarnya akar dari Tumbuhan sirih ini, nah untuk Daunnya Yang akan kita bahas ini Khasiat Daun Siri atau Manfaat Daun Sirih ini memiliki daun yang berbentuk Jantung, dengan bentuk bersalang seling dan ujungnya berbentuk Runcing, apa bila Daun Sirih ini di remas maka akan mengeluarkan bau yang segar khas Daun sirih ini.

Manfaat Daun Sirih
Ilustrasi Daun Sirih
Orang Jaman dahulu memanfaatkan Daun sirih ini sebagai Tanaman yang wajib ada setiap harinya, karena untuk di jadikan Kunyahan dalam kehidupan sehari-hari mereka, biasanya daun sirih di Makan bersama Gambir, Kampur dan Juga Pinang, dan dengan cara ini Di percaya mampu membuat gigi menjadi lebih tahan Lama, dan jarang berlubang, Nah untuk itu kita akan mencoba membahasnya di Artikel ini, Yuk kita simak bersama di bawah ini.


http://manfaattumbuhanbuah.blogspot.com/2013/11/Khasiat-Manfaat-Daun-Sirih.html

Mengepalkan Tangan Ternyata Bisa Bikin Otak Encer

perbaiki memori dengan kepalan

Paling kesal kalau kita mencoba mengingat sesuatu, dan hal tersebut seolah sudah berkelebat dalam ingatan, namun tak berhasil kita ungkapkan. Kalau sudah begini, coba kepalkan tangan Anda.

Menurut para peneliti dari Montclair State University, mengepalkan tangan kanan selama 90 detik bisa memperbaiki formasi memori, sedangkan mengepalkan tangan kiri selama 90 detik bisa membantu mengembalikan memori. Tindakan mengepalkan tangan ini mengaktifkan pusat-pusat memori tertentu di dalam otak.

“Mengepalkan tangan kanan segera sebelum memelajari informasi, dan mengepalkan tangan kiri sebelum mengingatnya, akan membantu memperbaiki memori,” ujar Dr Ruth Propper, yang menyusun penelitian ini.

Timnya menguji kemampuan 50 orang dewasa dalam mengingat kata-kata dari sebuah daftar yang panjang. Responden dibagi menjadi lima kelompok: kelompok pertama yang mengepalkan tangan kanan selama 90 detik sebelum mengingat daftar kata-kata, kemudian mengepalkannya kembali sebelum mengumpulkan kata-kata itu kembali. Kelompok kedua melakukan hal yang sama, namun dengan tangan kiri.

Kelompok ketiga dan keempat mengepalkan satu tangan ketika memelajari kata-kata, dan mengepalkan tangan yang lain sebelum mengingatnya, dan kelompok kelima tidak mengepalkan tangan sama sekali.
Terlihat, kelompok yang mengepalkan tangan kanannya ketika memelajari daftar kata-kata tersebut, dan mengepalkan lagi tangan kirinya ketika diminta mengingat kembali kata-kata tersebut, menunjukkan hasil terbaik. Dr Propper pun menyimpulkan bahwa gerakan tubuh yang sederhana bisa mengubah cara otak berfungsi.

Dalam penelitian yang pernah dilakukan sebelumnya, mengepalkan tangan kiri mengaktifkan sisi kanan pada otak, sedangkan mengepalkan tangan kanan mengaktifkan otak kiri. Pada dasarnya memori menggunakan kedua sisi pada otak: bagian kanan untuk mengingat kembali memori, dan yang kiri untuk menyandikan memori. Oleh karena itu, peneliti ingin menguji apakah mengaktifkan setiap sisi bisa membantu menajamkan memori.

Meski begitu, studi ini dinilai tidak cukup akurat untuk menggambarkan kesimpulan semacam itu. Olivier Piguet, peneliti utama dari Neuroscience Research Australia, mengatakan bahwa prinsip-prinsip yang mendasari studi ini memang menarik. Yaitu bahwa dengan mendukung aktivasi bagian otak tertentu kita bisa membantu mendukung aktivitas kognitif yang lain.

“Namun aktivasi otak yang berkaitan dengan tangan yang mengepal agak terpisah dari bagian otak yang terlibat selama memelajari kata-kata. Koneksi langsung antara dua bagian inilah yang bagi saya tampak tidak mungkin,” jelasnya,

Selain itu, studi hanya menyebutkan bahwa responden terdiri atas orang dewasa sehat berusia 18-84 tahun, dan kebanyakan perempuan. Tidak diuraikan apakah setiap grup terdiri atas orang-orang dari berbagai usia (yang dalam hal ini merupakan variabel penting). Mengingat daftar kata-kata adalah kemampuan yang paling baik dilakukan di usia akhir belasan tahun atau awal 20-an, dan cenderung menurun secara konsisten seiring bertambahnya usia.

 http://rahasiaotakjenius.blogspot.com/2013/08/mengepalkan-tangan-ternya-bisa-bikin.html#.VSdesmeOIwo